Rata-rata ibu kini mempunyai cita-cita untuk menyusukan bayi mereka secara eksklusif minima 6 bulan. Dan tahniah bagi mereka yang terus gigih memastikan penyusuan berjaya hingga anak berusia 2 tahun. Banyak kebaikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi dan ibu. Antaranya adalah ikatan kasih sayang yang sangat kuat antara bayi dan ibu nya.
Mesin mengepam telah banyak di pasaran. Dari manual ke automatik. Dari puluhan hingga ribuan ringgit. Semua boleh didapati mengikut pilihan dan kemampuan masing-masing.
Pun begitu, ada juga segolongan ibu yang lebih selesa memilih cara tradisional. Bukan kerana tak mampu. Tapi percaya kepada kemampuan jari jemari yang dianugerahkan Allah ini untuk mengeluarkan susu dengan lebih effisien. Sebenarnya, tangan ibu adalah 'pemerah' kedua terbaik selepas bayi. Teknik marmet - memerah susu menggunakan tangan ini diperkenalkan oleh Chele Marmet, seorang Lactation Consultant yang
menjadi Direktur Lactation Institute di California.
Haa... jadi jangan gelabah bila mesin pam anda rosak. Atau tertinggal. Atau, anda belum dapat memiliki mesin pam idaman anda. Di sini di kongsi teknik bagaimana teknik marmet - memerah susu menggunakan tangan dilakukan:
Persediaan:
- Cuci bersih kedua tangan
- Tenangkan diri dan pilih lah tempat yang selesa untuk anda memerah susu
- Tuamkan payudara dengan kain hangat
- Kemudian, mulakan dengan langkah-langkah berikut:
1. Massage
- Gunakan jari ibu dan jari telunjuk untuk mengurut. Gunakan 4 jari bagi payudara bersaiz besar.
- Dengan tekanan sederhana, urut payudara dari dasar ke arah puting dengan bentuk bulatan.
2. Stroke
- Dengan menggunakan jari dan tekanan sederhana, urut payudara dari dasar ke arah puting susu secara menegak. Ulang langkah tersebut hingga keseluruhan kawasan.
- Atau, gunakan sikat, sikatlah dari dasar payudara ke arah puting susu.
- Kemudian, dengan hujung jari, lakukan stroke dari dasar paudara ke arah puting susu.
3. Shake
- Bongkok kan badan sedikit ke hadapan, dan goncangkan dengan lembut payudara agar daya graviti membantu menstimulasikan pengaliran air susu keluar.
Teknik Marmet - Memerah Susu Menggunakan Tangan
- Letakkan ibu jari di atas kalang payudara dan jari telunjuk serta jari tengah di bawah sekitar 2,5-3,8 cm di belakang puting susu membentuk huruf C. Anggaplah payudara sebagai jam, maka posisi/arah ibu jari berada pada jam 1, dua jari lain berada di posisi jam 6. Ibu jari dan jari telunjuk serta jari tengah saling berhadapan. Jari-jari diletakkan sedemikian rupa sehingga “gudang” ASI (Air Susu Ibu) berada di bawahnya.
- Tekan lembut ke arah dada tanpa memindahkan posisi jari-jari tadi. Payudara yang besar dianjurkan untuk diangkat lebih dulu. Kemudian ditekan ke arah dada.
- Buatlah gerakan menggulung (roll) dengan arah ibu jari dan jari-jari ke depan untuk memerah ASI keluar dari gudang ASI yang terdapat di bawah kalang payudara di belakang puting susu. Jangan menggesekkan ibu jari dan jari-jari pada kulit karena akan menimbulkan rasa sakit.
- Ulangi gerakan-gerakan tersebut (1,2,3) sampai aliran ASI berkurang. Kemudian pindahkan lokasi ibu jari ke arah jam 11 dan jari-jari ke arah jam 5, lakukan kembali gerakan memerah seperti tadi.
- Lakukan pada kedua payudara secara bergantian. Apabila ASI telah memancar dari puting, itu bererti gerakan tersebut betul dan berkesan menekan gudang ASI. Jangan lupa untuk meletakkan bekas bermulut lebar yang sudah disterilkan di bawah payudara yang diperah.
Seluruh
prosedur ini mengambil masa sekitar 20-30 minit. Ia meliputi :
- Massage, stroke, dan shake.
- Perah kedua payudara selama 5-7 menit tiap payudara.
- Massage, stroke, dan shake.
- Perah kedua payudara selama 3-5 menit tiap payudara.
- Massage, stroke, dan shake.
- Perah kedua payudara selama 2-3 menit tiap payudara.
Untuk sebarang pertanyaan dan persoalan tentang supplement yang sesuai untuk penyusuan, anda boleh terus hubungi saya. Konsultasi hati ke hati. :)
Syarifah Radhiyah
019-4573667
aizsya.hh@gmail.com




